Sepanjang sejarah manusia, musik selalu menjadi bagian yang tak pernah lepas dari kehidupan. Peristiwa penting selalu datang dengan melodinya, nyanyian, pukulan, petikan, dan tiupan alat musik. Dalam segala macam peristiwa pendidikan, musik selalu hadir untuk menemani para insan.
Namun kebudayaan industri barat, telah memutuskan tali hubungan antara musik dan pembelajaran. Kita masih dapat melihat musik yang dipadukan dengan pendidikan pada usia anak-anak, tetapi bagi dewasa, pembeajaran lebih ditekankan pada kata-kata semata tanpa adanya musik, ataupun alunan nada-nada. Itu disayangkan karena musik dan pembelajaran sangat terkait.
Manfaat musik
Musik tidak harus selalu ada agar pembelajaran dapat berlangsung, tentu saja, namun musik dapat meningkatkan pembelajaran dengan berbagai cara. Anda dapat menggunakan musik untuk :
· Menghangatkan, dan memberdayakan lingkungan belajar.
· Membuat pikiran tenang dan terbuka untuk belajar.
· Menciptakan persaan dan asosiatif positif.
· Menciptakan “peningkatan” di otak.
· Mendorong pembelajaran multi-indra.
· Membantu mempercepat dan meningkatkan proses belajar.
Ada teori yang mengatakan bahwa dalam situasi otak kiri sedang bekerja, seperti mempelajari materi baru, musik akan membangkitkan reaksi otak kanan yang intuitif dan kreatif sehingga masukkanya dapat dipadukan dengan keseluruhan proses. Adalah otak kanan yang cenderung terganggu selama rapat, kuliah, dan semacamnya, yang merupakan penyebab mengapa anda kadang-kadang melamun dan memperhatikan pemandangan ketika anda berniat berkonsentrasi. Memasang musik adalah cara efektif untuk menyibukkan otak kanan anda ketika sedang berkonsentrasi pada aktivitas-aktivitas otak kiri.
Jenis musik apa yang paling baik?
Musik barok dan musik klasik lainnya merupakan pilihan yang bagus unutk berbagai situasi dan bagi banyak pendengar. Berikut ini merupakan beberapa contoh musik yang baik dipakai saat belajar.
· Beethoven, concerto untuk biola dan orkestra dalam D major, Op. 61
· Corelli, Concerto Grossi, Op. 6. No. 2, 8, 5, 9.
· Tchaikovsky, concerto no. 1 dalam B mol minor untuk piano dan Orkestra.
· Mozart, concerto untuk bioa dan orchestra, konser no. 7 dalam D major
· J. S. Bach, Fantasy dalam G major, Fantasy dalam Cminor and Trio dalam D minor
· Corelli, Concerti Grossi, Op. 4, No. 10, 11, 12
· Beethoven, concerto no.5 dalam E mol mayor untuk Piano dan Orkestra, Op. 73 (“Emperor”)
· Vivaldi, Five Concertos Flute untuk dan chamber orchestra.
· Mozart, Piano Concerto No.21 (K467)
· J. S. Bach, Air on a G string
· Mozart, Eine Kleine Nachtmusik
· Mouret, Fanfaret
· Mozart, Concerto for two pianos (K365)
Kepustakaan :
- Meier Dave, The Accelerated learning HandBook
- De Potter Bobbi, Quantum learning
- The learning revolution (bagian 1)
keren..
BalasHapusmakasiih infonya..
kunjungi blog gw jgk yah..
http://fellyaries.blogspot.com
go blog !!
go blogger !!
;))
keren infonya .... kbetulan lagi nyari ni :D
BalasHapus